Tips PT.UBE: Hemat Listrik Saat Pandemi Covid 19

tips hemat listrik selama pandemi

Tips PT.UBE: Hemat Listrik Saat Pandemi Covid 19

Selama masa pandemi Covid 19, masyarakat diharapkan lebih bisa menghemat pengeluaran begitu pula terkait biaya listrik. Adanya pembatasan usaha, gerak, dan aktifitas membuat ekonomi terganggu. Untuk itu, menghemat pemakaian listrik perlu dilakukan demi memangkas beban kebutuhan hidup yang saat pasa pandemi berlangsung.

Kami, PT. UBE – Daikin Pro Shop Solo, telah merangkum tips menghemat listrik selama pademi. Semoga rangkuman dibawah ini bisa membantu Anda, terutama bagi mereka yang  bekerja dari rumah atau work from home (WFH) yang notabene, biaya listrik tentu tidak akan ditanggung perusahaan.

Kami mengutip dari BC Hydro Power Smart dan menemukan delapan tips yang dapat dilakukan untuk menghemat pengeluaran listrik!

1. Matikan lampu yang tidak perlu

Langkah praktis, mudah dilakukan namun efeknya sangat terasa yaitu mematikan lampu yang tidak perlu! Mari kita study kasus: 2 lampu pijar 100 watt yang dimatikan dua jam ekstra per hari bisa menghemat sekitar Rp245 ribu (kurs Rp16.354). Hal tersebut akan lebih terasa hemat bila Anda beralih ke LED karena penggunanan LED redensial mampu menghemat hingga 75 persen dan bertahan 25 kali lebih lama dibandingkan dengan lampu pijar.

2. Gunakan cahaya alami

Allah memudahkan kita dengan hadirnya matahari, Anda bisa hemat berapa? Tak ternilai! Jadi, saat siang hari gunakan cahaya alami daripada menggunakan lampu. Mulai re-mapping kantor / lokasi kerja Anda sehingga bisa meminimalkan penggunaan listrik, baik karena penerangan atau pendingin ruangan.

3. Mandi lebih cepat Mandi

Ingat ini masa pandemi, bukan liburan! Jadi mandilah sewajarnya dan hemat penggunaan pemanas air. Semakin cepat Anda mandi, semakin sedikit pula energi yang dihabiskan dan pasti pengeluaran listrik juga akan semakin be rkurang.

Mari studi kasus: Jika 2 orang di rumah saja mengurangi waktu mandi selama satu menit, Anda dapat akan berhemat sekitar Rp490 ribu rupiah per tahun.

Dan bila Anda sedang bercukur, mencuci tangan, menyikat gigi jangan lupa matikan keran air! Tindakan tersebut mampu menghemat pemakian air sekitar Rp310 ribu per tahun.

4. Cabut elektronik yang tidak digunakan

Hal ini juga sering disepelekan oleh kebanyakan orang awam. Alih-alih cuek, kini mulai biasakan untuk mencabut barang elektronik yang tidak digunakan dari aliran listrik.

Daya siaga dapat mencapai 10 persen dari penggunaan listrik tahunan rata-rata rumah tangga. Oleh karenanya Anda dapat menghemat Rp818 ribu dalam satu tahun bila bisa menghapus kebiasaan buruk ini.

5. Gunakan laptop saat bekerja

Bila Anda punya pilihan, gunakan laptop dari pada PC desktop! Penggunaan laptop tentu membutukan daya energi yang lebih kecil dari pada PC. Jika pekerjaan Anda ringan, kami sarankan untuk dari sekarang berinventasi lah ke laptop dari pada PC – karena selatin murah energy laptop juga lebih portable!

6. Matikan AC saat tidak di rumah

Kita semua suka bekerja dalam kondisi sejuk dan nyaman. Namun Anda dapat menggunakan AC alami alias angin bila Anda mampu memperoleh lokasi kerja ideal seperti di teras depan rumah atau pekarangan samping.

Mematikan AC bila tidak perlukan akan sangat membantu Anda dalam mengurangi beban listrik selama pandemi. Sebelum itu, memilih AC hemat energi juga bisa menjadi awal yang baik saat menggunakan AC.

Studi kasus: mematikan AC selama 5 jam sehari, Anda dapat menghemat Rp262 ribu selama 60 hari. Sebuah angka yang relatif banyak bila kita sedang dalam masa resisi atau pandemi seperti sekarang

Itulah 6 tips menghemat listrik selama masa pandemi Covid 19, semoga tips yang kami berikan bermanfaat untuk Anda.

Sehat selalu semala masa pandemi ini!

No Comments

Post A Comment